<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pondok Pesantren Al-Husna</title>
	<atom:link href="http://ponpesalhusna.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ponpesalhusna.wordpress.com</link>
	<description>Marindal I Patumbak Deli Serdang Sumatera Utara</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Sep 2009 04:58:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ponpesalhusna.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c5de864651e76fea44f2d1041c6296d4?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Pondok Pesantren Al-Husna</title>
		<link>http://ponpesalhusna.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ponpesalhusna.wordpress.com/osd.xml" title="Pondok Pesantren Al-Husna" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ponpesalhusna.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Mencintai-Mu</title>
		<link>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/09/12/mencintai-mu/</link>
		<comments>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/09/12/mencintai-mu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 04:56:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ponpesalhusna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponpesalhusna.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Cintaku kepada-Mu melebihi cintaku pada diriku Kucintai Engkau dengan sepenuh hati dan segenap jiwa Kepastian cintaku takkan terbayar oleh apapun Kepastian cintaku akan menggoyahkan apa saja Wahai kasih yang terkasih, singkaplah tabir cinta-Mu hanya untukku Demikian luasnya alam ini Engkau ciptakan, ya Allah. Mulai dari benda yang terkecil yang kukenal hingga benda angkasa yang paling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=58&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cintaku kepada-Mu melebihi cintaku pada diriku</em></p>
<p><em>Kucintai Engkau dengan sepenuh hati dan segenap jiwa</em></p>
<p><em>Kepastian cintaku takkan terbayar oleh apapun</em></p>
<p><em>Kepastian cintaku akan menggoyahkan apa saja</em></p>
<p><em>Wahai kasih yang terkasih, singkaplah tabir cinta-Mu hanya untukku</em></p>
<p>Demikian luasnya alam ini Engkau ciptakan, ya Allah. Mulai dari benda yang terkecil yang kukenal hingga benda angkasa yang paling besar. Tiada kata yang dapat diucapkan untuk menggambarkan betapa dalamnya kemuliaan cinta-Mu kepadaku. Ketika malam diganti siang, dan cerah siang diselimuti hening malam, disaat itu pula kasih dan sayang-Mu merasuk ke seluruh alam. Setiap detik-detik yang ku lalui tak pernah luput dari cinta kepada-Mu ya Allah. Silih berganti hidup dan mati juga merupakan wujud cinta-Mu kepadaku.<span id="more-58"></span></p>
<p>Walaupun tidak semua orang merasakan cinta-Mu, tetapi tak pernah luput cinta-Mu kepadaku. Engkau berikan segala-galanya kepadaku, tanpa pernah meminta bayaran sebagai ganti imbal jasa-Mu. Sungguh dahsyat cinta itu, hingga melebihi kedahsyatan apa saja. Udara yang setiap saat kuhirup, sebagai penyambung kehidupan, juga merupakan wujud cinta-Mu kepadaku. Akan tetapi kekerdilan jiwa dan kekerasan hati inilah yang membekukan rasa cintaku kepada-Mu. Tak pernah sekalipun Engkau membiarkan aku terpencil sendiri tanpa ada yang menemani. Jika saja setiap diri mengerti, maka dia akan berkata bahwa kami tak sendiri, ada Engkau yang menemani, mencintai dan dicintai.</p>
<p>Pancaran sinar mata-Mu membias keseluruh alam, menerobos setiap celah-celah kehidupan, menerangi jalan yang gelap, menunjuki jalan yang sesat. Tetapi sekali lagi hati ini tak mampu untuk menatap sinar mata-Mu, apalagi nekat memantulkannya lagi. Sungguh hampa pandanganku hingga tak sanggup untuk melihat relung-relung kasih yang memancar dari mata-Mu. Lambaian tangan-Mu menyapaku setiap saat ketika hendak mengawali kehidupan ini. Mengolah kasih, merajut sayang, tak kenal henti apalagi hilang tanpa sebab yang pasti. Tetapi sekali lagi, jiwa ini terkungkung dan terselubung oleh kecurigaan, tertutup kebodohan, terpenjara dalam ketidak pastian, hingga kelembutan belaian tangan-Mu tak terasa walau telah mengalir deras di sekujur tubuh, bahkan wahai Kasih… lambat laun mulai hilang. Senyum-Mu wahai sayang… merona mekar di setiap pagi, seraya menyapa diriku. Engkau simpulkan keindahan senyum itu dalam satu kata, bahwa Kamu sesungguhnya mencintaiku. Setiap kali kuingat senyum itu, setiap saat pula mencuat rindu hendak bertemu. Tak pernah sesaatpun Engkau tampik diriku dengan kemurkaan atau kebencian. Hingga aku merasa sungguh tak berdaya, jika senyum-Mu kusia-siakan. Engkau dekat, bahkan sangat dekat dengan diriku, karena Engkau adalah aku dan aku adalah Engkau……….</p>
<p align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" align="center"><strong><span style="font-size:20pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">لاَ إِلَهَ إِلا اللهُ</span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>ُ</strong>Oleh : Jump Backer</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ponpesalhusna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ponpesalhusna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ponpesalhusna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ponpesalhusna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ponpesalhusna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ponpesalhusna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ponpesalhusna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ponpesalhusna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ponpesalhusna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ponpesalhusna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ponpesalhusna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ponpesalhusna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ponpesalhusna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ponpesalhusna.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=58&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/09/12/mencintai-mu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d418e66a29e9ea0617bb798c356d60b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ponpesalhusna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Alqamah: Bahaya Durhaka Kepada Ibu</title>
		<link>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/09/04/kisah-alqamah-bahaya-durhaka-kepada-ibu/</link>
		<comments>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/09/04/kisah-alqamah-bahaya-durhaka-kepada-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 18:47:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ponpesalhusna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponpesalhusna.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[‘Alqamah adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad Saw, yang taat, wara’ kuat beribadah dan rajin pula berderma. Ibunya masih hidup; rupanya beliau ini setelah berumah tangga, kurang memerhatikan ibunya. Karena itu, terpaksalah sang Ibu mondok sendirian, dan hal ini berlalu beberapa lama, sedang sang ibu belum juga mendapat santunannya menurut semestinya. Maka akibat dari pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=56&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>‘Alqamah adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad Saw, yang taat, wara’ kuat beribadah dan rajin pula berderma. Ibunya masih hidup; rupanya beliau ini setelah berumah tangga, kurang memerhatikan ibunya. Karena itu, terpaksalah sang Ibu mondok sendirian, dan hal ini berlalu beberapa lama, sedang sang ibu belum juga mendapat santunannya menurut semestinya. Maka akibat dari pada itu, sang ibunda beliau agak kecewa dan berhati kecil terhadap anaknya ‘Alqamah yang kurang memeperhatikan dirinya itu.</p>
<p>Akhirnya pada suatu hari, ‘Alqamah jatuh sakit keras sehingga sanak saudara kaum familinya telah memenuhi rumahnya. Hanya Ibunya yang belum hadir. Sementara Alqamah dalam keadaan sakaratul maut, maka di antara yang hadir menalqinkan kalimat tauhid; <span id="more-56"></span>LA ILAAHA ILLALLAH. Namun beliau tidak dapat mengikutinya, dan hal itu di ulang berkali-kali, namun ‘Alqamah belum juga dapat menirukannya, malah mulutnya tertutup dan ia membungkam seribu bahasa, hanya kelihatan susah dan gelisah dengan matanya yang membelalak kemabukan, seakan-akan ia minta tolong. Semua sahabat handaitolannya keheran-heranan, sebab mereka tahu benar bahwa ‘Alqamah ini seorang sahabat Nabi yang taat dan wara’, dan menurut mereka ia adalah teladan yang baik dicontoh selama hayatnya. Maka dari itu merekapun bingung sambil saling berbisik-bisik tanya menanya, mengapa beliau ini demikian, padahal ia adalah seorang sahabat Nabi yang shaleh.</p>
<p>Sementara itu, sebahagian sahabat yang hadir segera melaporkan kejadian ini kepada Rasulullah Saw., dan baginda mengutus beberapa sahabat pula untuk menjenguk ‘Alqamah dan melihat keadaan ‘Alqamah dari dekat, serta mencoba menalqinkan kalimat TAUHID lagi. Namun sesampainya mereka ditempat pembaringan Alqamah dan setekah mencoba menalqinkan kalimah Tauhid itu, perobahan Alqamah tidak ada sama sekali, malah nampaknya tambah gelisah dan tambah menakutkan pula.</p>
<p>Akhirnya dijemputlah Rasulullah Saw., dan beliaupun hadir di depan ‘Alqamah sahabat beliau yang setia itu. Dengan hati yang cemas penuh kasih sayang, Baginda menalqinkan kalimah tauhid, tetapi sayang seribu sayang ‘Alqamah dari pada mengikut, malah ia menggelengkan kepalanya. Nabipun tertegun dan kemudian menayakan pada hadirin, “Apakah Alqamah ini masih mempunyai Ibu kandung?” Hadirin ada yang menjawab “Masih ada”. Kemudian Beliau bertanya, “Di mana Ibu itu?” Istrinya menjawab, “Di sana, di dusun itu. Dia mondok sendirian, ya Rasulullah.”</p>
<p>Maka Rasulullah minta hadirkan Ibundanya itu. Setelah tiba, Nabipun lalu menanyakan kepadanya tentang hal ihwal Alqamah.</p>
<p>Dalam dialog itu ternyata sang Ibu ini ada berkecil hati atas sebahagian tindakan anaknya ini pada dirinya, setelah ia berumah tangga dan sampai detik ini, ia belum suka memaafkannya, meskipun Nabi sendiri telah memintanya.</p>
<p>Maka Nabi kita akhirnya memerintah para sahabat dan hadirin untuk mengumpulkan kayu api unggun dan minyaknya, tatkala itu sebahagian bertanya, buat apa ya Rasulullah, nabi menjawab dengan nada tegas : “Untuk membakar Alqamah ini, sebab lebih baik kita bakar sekarang saja bulat bulat dari pada kelak dibakar juga dalam api neraka jahannam.”</p>
<p>Mendengar putusan Nabi itu, Ibu kandung Alqamah tidak tega, bila anak kandungnya itu sampai dipanggang di matanya sendiri. Dari itu ia segera mendapatkan Nabi dan berkata “Wahai junjungan alam, janganlah dibakar anakku ini, biarlah kumaafkan segala kesalahannya itu dan aku relakan segala pengorbananku untuknya. Sembari ia naik saksi bahwa: <em>Aku mengakui bahwa tiada Tuhan selain dari pada Allah, dan aku mengakui bahwa Muhammad benar benar Rasul-Nya</em>. Dan untuk hadirin aku bersaksi bahwa benar benar anakku Alqamah ini, segala kesalahannya telah kumaafkan dan telah kurelakan.</p>
<p>Saat itu Nabi menyuruh sahabat untuk melihat Alqamah, ternyata sedang menarik nafasnya yang terakhir sambil mengucapkan kalimat tauhid, dengan muka yang jernih dan mata yang sayu memandang dengan bibir yang tersenyum : tersungging di bibir itu kalimat Thaiyibah :</p>
<h1>لآاِلـهَ اِلاَّاللهُ</h1>
<p>Ia kembali dengan tenang dan wajah berseri seri.</p>
<p align="center"><strong>إِنَّاِلله وَإِنَّاإِلَيْـهِ رَاجِعُوْنَ</strong></p>
<p>Alqamah telah kembali ke Rahmatullah dengan tenang.</p>
<p>Demikian satu contoh yang dapat kita ambil I’tibar betapa besar nilai Ibu bapak dalam diri sang anak kandungnya. Benar benar Maha Agunglah Allah dan Maha Pengampun.</p>
<p><strong>(Diambil dari buku &#8220;Tanggung Jawab Keluarga&#8221; karya Buya Usman Husni/Pendiri Ponpes Al-Husna)</strong></p>
<p><strong>Download buku &#8220;Tanggung Jawab Keluarga&#8221;, klik:</strong></p>
<p><strong><a href="http://www.ziddu.com/download/6285313/TanggungJawabKeluarga.zip.html">http://www.ziddu.com/download/6285313/TanggungJawabKeluarga.zip.html</a></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ponpesalhusna.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ponpesalhusna.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ponpesalhusna.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ponpesalhusna.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ponpesalhusna.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ponpesalhusna.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ponpesalhusna.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ponpesalhusna.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ponpesalhusna.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ponpesalhusna.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ponpesalhusna.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ponpesalhusna.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ponpesalhusna.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ponpesalhusna.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=56&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/09/04/kisah-alqamah-bahaya-durhaka-kepada-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d418e66a29e9ea0617bb798c356d60b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ponpesalhusna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Santri Sedang Berolahraga</title>
		<link>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/santri-sedang-berolahraga/</link>
		<comments>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/santri-sedang-berolahraga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 23:45:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ponpesalhusna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto-foto Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponpesalhusna.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=53&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_54" class="wp-caption alignnone" style="width: 470px"><img class="size-full wp-image-54" title="DSC06954" src="http://ponpesalhusna.files.wordpress.com/2009/08/dsc06954.jpg?w=460&#038;h=345" alt="Santri Sedang Berolahraga" width="460" height="345" /><p class="wp-caption-text">Santri Sedang Berolahraga</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ponpesalhusna.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ponpesalhusna.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ponpesalhusna.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ponpesalhusna.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ponpesalhusna.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ponpesalhusna.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ponpesalhusna.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ponpesalhusna.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ponpesalhusna.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ponpesalhusna.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ponpesalhusna.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ponpesalhusna.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ponpesalhusna.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ponpesalhusna.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=53&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/santri-sedang-berolahraga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d418e66a29e9ea0617bb798c356d60b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ponpesalhusna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ponpesalhusna.files.wordpress.com/2009/08/dsc06954.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC06954</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panduan Zakat</title>
		<link>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/zakat/</link>
		<comments>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/zakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 23:23:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ponpesalhusna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponpesalhusna.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[وأقيموا الصلاة وآتوا الزكاة واركعوا مع الراكعين Dan dirikanlah shlat dan tunaikanlah zakat dan rukuklah bersama orang yang rukuk (Qs. Al-baqarah [2]: 43) Makna Zakat:  Zakat artinya kesucian dan kebersihan. Menurut syara’, zakat adalah mengeluarkan sebahagian harta atau bahan makanan utama menurut ketentuan dan ukuran yang ditentukan syari’at. Zakat disyari’atkan pada tahun ke II H. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=49&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">وأقيموا الصلاة وآتوا الزكاة واركعوا مع الراكعين</span></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan dirikanlah shlat dan tunaikanlah zakat dan rukuklah bersama orang yang rukuk</em> (Qs. Al-baqarah [2]: 43)</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Makna Zakat</strong>:  Zakat artinya kesucian dan kebersihan. Menurut syara’, zakat adalah mengeluarkan sebahagian harta atau bahan makanan utama menurut ketentuan dan ukuran yang ditentukan syari’at. Zakat disyari’atkan pada tahun ke II H. Bagi yang tidak mengeluarkan zakat, maka akan diseterika dengan seterika api neraka di akhirat kelak, sesuai hadis Abu Hurairah ra dalam riwayat Bukhari dan Muslim.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Orang-orang yang tidak berhak menerima zakat:</strong></p>
<p style="text-align:left;">a.	Orang kaya yang punya harta benda atau uang banyak</p>
<p style="text-align:left;">b.	Budak/hamba yang ditanggung majikannya (Qin dan Mudabbir)</p>
<p style="text-align:left;">c.	Keturunan Bani Hasyim dan Bani Muthallib<span id="more-49"></span></p>
<p style="text-align:left;">d.	Orang kafir (non Muslim)</p>
<p style="text-align:left;">e.	Orang yang kuat berusaha, dan usahanya telah mencukupinya</p>
<p style="text-align:left;">f.	Orang-orang yang berada dalam tanggungan.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Orang-orang yang berhak menerima zakat (mustahik/ashnaf)</strong>:</p>
<p style="text-align:left;">a.	Fakir : Orang yang tidak punya harta, tidak punya usaha, tidak punya penanggung belanjanya dan tidak tercukupi kebutuhannya. (al-baqarah : 273)</p>
<p style="text-align:left;">b.	Miskin : Orang yang punya harta atau usaha, tapi belum mencukupi kebutuhan. (HR Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)</p>
<p style="text-align:left;">c.	‘Amil : Orang yang mengurusi zakat dan tidak menerima upah selain dari kepengurusan zakat. (HR Bukhari dari Abu Hamid as-Saidi)</p>
<p style="text-align:left;">d.	Muallaf : Orang yang baru masuk Islam dan mengalami masalah dalam pembiayaan kebutuhannya. (HR Muslim dari Rafi’ ibn Khadij)</p>
<p style="text-align:left;">e.	Hamba : Budak yang dijanjikan majikannya merdeka, tetapi tidak punya biaya untuk menebusnya.</p>
<p style="text-align:left;">f.	Gharim : Orang yang berhutang di atas kemampuan yang hutangnya bukan dalam maksiat. (HR Ahmad dan Abu Daud dari Anas)</p>
<p style="text-align:left;">g.	Fi sabilillah : Orang yang sedang berjuang di jalan Allah (perang atau menuntut ilmu) dan dia sendiri tidak punya gaji atau bayaran tertentu.</p>
<p style="text-align:left;">h.	Ibn sabil : Orang yang sedang dalam perjalanan untuk kebaikan meninggalkan tanah airnya (perjalanan ke medan peperangan atau perjalanan menuntut ilmu), diberikan zakat sebagai bekal dalam perjalanannya.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>Jenis-jenis zakat</strong>: Zakat terbagi 2, yaitu : Zakat maal (harta) dan zakat fitrah.</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong>Zakat Maal (Harta)</strong></p>
<p style="text-align:left;">Zakat maal (harta) hanya wajib atas orang yang kaya saja, sesuai keterangan rasulullah saw dalam hadis Abdullah Ibn Abbs, ketika rasul saw mengutus Mu’az ibn Jabal ke Yaman riwayat Bukhari dan Muslim yaitu,</p>
<p style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;direction:rtl;unicode-bidi:embed;" align="center"><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;" lang="AR-SA">إن الله فرض عليهم صدقة تؤخذ من أغنيائهم وترد على فقرائهم</span></p>
<p style="text-align:center;">&#8220;<em>Sesungguhnya Allah telah mewajibkan zakat atas mereka (penduduk Yaman), yang dipungut dari orang-orang kaya mereka dan diberikan kepada orang-orang miskin mereka</em>.&#8221;</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;"><strong>Harta-harta yang wajib dikeluarkan zakatnya</strong>:</p>
<p style="text-align:left;"><strong>1</strong>.	<strong>Ternak </strong>(unta, sapi/lembu/kerbau, kambing/domba): Syarat-syaratnya : a.	Orangnya muslim b.	Merdeka bukan hamba c.	Milik sendiri secara sempurna, bukan titipan atau sewaan d.	Cukup nisabnya e.	Dimiliki selama setahun f.	Digembalakan di tempat yang mubah</p>
<p style="text-align:left;"><strong>2. </strong><strong>Emas dan Perak</strong>: Syarat-syaratnya : a.	Muslim b.	Merdeka c.	Milik sempurna d.	Sampai nisabnya (emas : 93,6 gram/2,5 %. Perak : 624 gram/2,5 %) e.	Sampai setahun disimpan</p>
<p style="text-align:left;"><strong>3.	Tanam-tanaman dan buah-buahan</strong>: Syarat-syaratnya : a.	Muslim b.	Merdeka c.	Milik sempurna d.	Tanaman atau buahan tersebut mengenyangkan e.	Tanaman atau buahan tersebut dapat disimpan lama f.	Sampai nisabnya (yang diirigasi : 5 %, non irigasi : 10 %) g.	Telah panen</p>
<p style="text-align:left;"><strong>4.	Harta perniagaan:</strong> Syarat-syaratnya sama dengan syarat-syarat pada emas dan perak</p>
<p style="text-align:left;"><strong>5.	Harta Rikaz </strong>(harta terpendam): Syaratnya dikeluarkan zakat saat ditemukan dengan hitungan 20 %</p>
<p style="text-align:left;"><strong>6.	Benda yang ditambang:</strong> Syaratnya sama dengan zakat emas dan perak, yaitu telah sampai setahun dan nisabnya 93,6 gram, persentase zakatnya 2,5 %.</p>
<p style="text-align:left;">Selain benda-benda tersebut, ternyata dalam kehidupan sekarang telah lahir berbagai jenis usaha/pekerjaan/profesi dan jasa yang zakatnya perlu dikeluarkan. Sebab nilai dari pekerjaan/usaha/profesi/jasa tersebut telah mencukupi kebutuhan dan bahkan berlebihan. Untuk itu dibutuhkan ijtihad, karena tidak ditemukan aturannya dalam nas-nas Al-Quran atau Hadis. Selain itu difahami dari keumuman (‘Am) ayat yang terkandung dalam surat al-Baqarah : 267.</p>
<p style="text-align:left;">Mengenai segala usaha (tambak, kebun teh, karet, sawit, kopi, peternakan ayam, bebek, kelinci, dsb), industri-industi yang tidak membutuhkan peralatan permanen, jasa, real estate, gaji, komisi, pendapatan diqiyaskan dengan zakat harta perniagaan (perdagangan), karena sama-sama menjual (yang satu menjual barang yang lain menjual jasa) dan sama-sama mengandung resiko (untung/rugi). Untuk itu dikeluarkan zakatnya 2,5 %.</p>
<p style="text-align:left;">Adapun segala industri-industri yang membutuhkan peralatan permanen (seperti pabrik dan perhotelan), maka zakatnya diqiyaskan dengan zakat pertanian yang diirigasi yaitu sebesar 5 %.</p>
<p style="text-align:left;">Untuk memudahkan penghitungan ada sebuah rumus yang dapat diterapkan :</p>
<p style="text-align:center;">Ph – (Kp + U + P) = H x Nz (dengan syarat perhatikan Nz &amp; H) Keterangan : Ph : Penghasilan			H : Hasil pengurangan Kp : Kebutuhan Pokok		Nz : Nisab zakat U : Utang yang mesti dibayar		H : Haul (masa setahun/panen) P : Pajak</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Contoh kasus</strong> : Ahmad seorang pegawai berpangkat lector IV b, berkeluarga suami-istri dan 3 anak. Penghasilannya adalah :</p>
<p style="text-align:left;">a.	Gaji PNS Rp. 300.000/bln x 12 bln 			= Rp.   3.600.000,-</p>
<p style="text-align:left;">b.	Honor mengajar dari bbrp Universitas 		= Rp.   2.400.000,- Rp. 200.000/bln x 12 bln</p>
<p style="text-align:left;">c.	Royalty sebagai penulis 				= Rp.   1.500.000,-</p>
<p style="text-align:left;">d.	Deposito di bank dan bunganya 			= Rp.   1.500.000,-</p>
<p style="text-align:left;">Jumlah 						   Rp.    9.000.000,-</p>
<p style="text-align:left;">Pengeluarannya (riil setahun) adalah :</p>
<p style="text-align:left;">a.	Kebutuhan pokok keluarga Rp. 300.000/bln		= Rp.    3.600.000,- x 12 bulan</p>
<p style="text-align:left;">b.	PBB, Telepon, Listrik dll 				= Rp.       250.000,-</p>
<p style="text-align:left;">c.	Angsuran kredit kereta Rp. 75.000/bln x 12 bln 	= Rp.       900.000,-</p>
<p style="text-align:left;">d.	Angsuran rumah Perumnas Rp. 100.000/bln x 12 bl	= Rp.    1.200.000,-</p>
<p style="text-align:left;">e.	Membayar hutang 					= Rp.         50.000,-</p>
<p style="text-align:left;">Jumlah 						   Rp.    6.200.000,-</p>
<p style="text-align:left;">Zakatnya adalah : 2,5 % x (Rp. 9.000.000,- dikurangi Rp. 6.200.000,-) = Rp. 70.000,- (Tujuh Puluh Ribu Rupiah).</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;"><strong>Zakat Fithrah</strong></p>
<p style="text-align:left;">Zakat fithrah gunanya untuk menyucikan hati dan jiwa, sebab orang yang berpuasa terkadang terlanjur berkata yang sia-sia atau juga berbohong. Oleh sebab itu, zakat fithrah hadir untuk menyucikannya, sehingga zakat fithrah disebut juga zakat an-nafs, sebagaimana dalam hadis Ibn Abbas riwayat Abu Daud dan Ibn Majah.</p>
<p style="text-align:left;">Berdasarkan hadis Abdullah ibn umar riwayat Bukhari dan Muslim, zakat fithrah diwajibkan atas setiap orang merdeka, budak, laki-laki atau perempuan, yang mendapati matahari terbenam di akhir ramadhan. Diwajibkan zakat fithrah dikeluarkan untuk dirinya sendiri terlebih dahulu, baru kemudian orang-orang yang ditanggungnya, seperti istri dan anak.</p>
<p style="text-align:left;">Adapun ukuran zakat fithrah berdasarkan hadis Ibn Umar adalah 1 <em>sha’ </em>(gantang) = 3,5 liter = 2,5 kg dari bahan-bahan makanan pokok yang utama, seperti beras, sagu, jagung, gandum dsb. Ukuran tersebut dapat juga diuangkan dengan melihat kualitas bahan makanan pokok yang dijadikan standart nilai zakat.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>1.	Waktu mengeluarkan zakat fithrah</strong>: Berdasarkan hadis Ibn Umar riwayat Bukhari dan Muslim, sebagian ulama fiqh menetapkan ada 5 waktu penunaian zakat fithrah, yaitu :</p>
<p style="text-align:left;">a.	Waktu jawaz (harus) : sejak awal ramadhan hingga akhir ramadhan</p>
<p style="text-align:left;">b.	Waktu wajib : bila matahari telah terbenam di akhir ramadhan hingga terbit fajar</p>
<p style="text-align:left;">c.	Waktu afdhal : sebelum orang-orang keluar pada pagi hari itu, untuk melaksanakan shalat hari raya.</p>
<p style="text-align:left;">d.	Waktu makruh : setelah selesai shalat hari raya, baru dibayarkan</p>
<p style="text-align:left;">e.	Waktu haram : setelah selesai berhari raya (keesokan harinya).</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">2. <strong>Orang-orang yang tidak wajib dibayarkan fithrahnya:</strong></p>
<p style="text-align:left;">a.	Istri yang durhaka, sebab gugur nafkahnya dan wajib bagi dirinya sendiri mengeluarkan zakat fithrahnya</p>
<p style="text-align:left;">b.	Istri yang kaya, walaupun tidak durhaka, maka wajib dia menunaikan fithrahnya sendiri. Dan suaminya tidak wajib difithrahinya, sebab dirinya telah diserahkannya kepada suaminya.</p>
<p style="text-align:left;">c.	Anak kecil yang kaya, maka wajib dikeluarkan zakat fithrahnya adri harta kekayaannya, ayahnya juga boleh mengeluarkannya.</p>
<p style="text-align:left;">d.	Anak yang sudah besar dan sudah punya usaha</p>
<p style="text-align:left;">e.	Budak yang kafir</p>
<p style="text-align:left;">f.	Murtad (keluar dari agama islam)</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><strong>3.	Kepada siapa zakat fithrah diberikan?: </strong>Berdasarkan surat at-taubah : 60, maka jelas zakat fithrah diberikan kepada 8 mustahiq/ashnaf. Tetapi untuk lebih afdhalnya (lebih utama) maka hendaknya diberikan kepada keluarga yang lebih dekat, yang bukan tanggungan atau ditanggung dan memenuhi syarat salah satu dari ashnaf yg 8. Ini difahami dari kandungan surat al-Baqarah : 177.</p>
<p style="text-align:left;"><strong>4.	Hikmah zakat:</strong></p>
<p style="text-align:left;">a.	Menolong orang yang lemah dan orang yang susah agar ia dapat menunaikna kewajibannya kepada Allah</p>
<p style="text-align:left;">b.	Membersihkan diri dari kikir dan akhlak tercela serta mendidik diri agar bersifat mulia dan pemurah</p>
<p style="text-align:left;">c.	Sebagai ucapan syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah</p>
<p style="text-align:left;">d.	Menjaga kejahatan-kejahatan yang akan ditimbulkan oleh orang faqir atau miskin</p>
<p style="text-align:left;">e.	Menciptakan kesetiakawanan antara yang kaya dan yang miskin</p>
<p style="text-align:left;">(<strong>Ditulis oleh: M. Najmil Husna, MA)</strong></p>
<ul>
<li style="text-align:left;"><strong>Download artikel ini, klik: <span style="font-size:12pt;"><a href="http://www.ziddu.com/download/6301005/ZAKAT.doc.html">http://www.ziddu.com/download/6301005/ZAKAT.doc.html</a></span></strong></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ponpesalhusna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ponpesalhusna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ponpesalhusna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ponpesalhusna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ponpesalhusna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ponpesalhusna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ponpesalhusna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ponpesalhusna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ponpesalhusna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ponpesalhusna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ponpesalhusna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ponpesalhusna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ponpesalhusna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ponpesalhusna.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=49&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/zakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d418e66a29e9ea0617bb798c356d60b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ponpesalhusna</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Santri Putra Sedang Berbaris</title>
		<link>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/santri-putra-sedang-berbaris/</link>
		<comments>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/santri-putra-sedang-berbaris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 01:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ponpesalhusna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto-foto Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ponpesalhusna.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=45&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_46" class="wp-caption alignnone" style="width: 470px"><img class="size-full wp-image-46" title="DSC07348" src="http://ponpesalhusna.files.wordpress.com/2009/08/dsc07348.jpg?w=460&#038;h=345" alt="Santri Putra Sedang Berbaris" width="460" height="345" /><p class="wp-caption-text">Santri Putra Sedang Berbaris</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ponpesalhusna.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ponpesalhusna.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ponpesalhusna.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ponpesalhusna.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ponpesalhusna.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ponpesalhusna.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ponpesalhusna.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ponpesalhusna.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ponpesalhusna.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ponpesalhusna.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ponpesalhusna.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ponpesalhusna.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ponpesalhusna.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ponpesalhusna.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ponpesalhusna.wordpress.com&amp;blog=9203991&amp;post=45&amp;subd=ponpesalhusna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ponpesalhusna.wordpress.com/2009/08/31/santri-putra-sedang-berbaris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d418e66a29e9ea0617bb798c356d60b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ponpesalhusna</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ponpesalhusna.files.wordpress.com/2009/08/dsc07348.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">DSC07348</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
